Allah, adakah pesan yang hendak KAU sampaikan untuk ku lewat hujan ini?
Allah, aku hanya ingin keteduhan hati,
Allah, aku cukup mengerti bagaimana tersiksanya hati ketika dia dia dan dia begitu...
Allah, kenapa? kenapa menyayangi itu mesti mengeluarkan airmata?
Allah, jika begitu, salahkah aku ya Allah? salahkan aku yang menyayangi mereka?
Aku hanya ingin menyayangi bukan setengah2, aku hanya ingin KAU melihatku menyayangi mereka..
Tapi kenapa ya Allah, kenapa hati ku terlalu rapuh, terlalu mudah menangis.
Kenapa ya Allah?
Wahai Allah, sampaikan lewat hatinya..
Senin, 28 Februari 2011
Minggu, 27 Februari 2011
Keajaiban
Mau berbagi cerita nih,
Semoga bermanfaat yaa :D
Lumayan banyak saya denger cerita pengalaman orang-orang yang pergi haji ke Baitullah..
Bagi-bagi deh, berharap yang baca punya pengalaman juga, share yaaa ^_^
Pernah nih, ceritanya seorang ibu naik haji, sebut saja di bu ani, bu ani ini typikal orang yang rajin bener bersih2, gak betah deh tuh dia liat yang kotor2, katanya sih suka pusing liat yang kotor, tangannya langsung gatel buat ngebersiin.
Bu Ani ini seorang guru. Nah, dia salah seorang guru saya di Bangku SMP.
Emang iya sih, bu Ani itu getol masalah kebersihan,
suka mengkritik kelas kita yang super kotor sama sekali gak ada indah2nya.. hehe
Tiap beliau masuk kelas, siap2 deh kita semua kena omel lantaran kelas kotor bgt,
dengan sigap kita langsung operasi semut di kelas.
Beresnya nih, lamaaaa banget nasehatin kita soal kebersihan, yaaa lumayan anggep aja kultum (Kuliah Tujuh Menit). Aits, lebih dari tujuh menit kali yaa, hihi :D
Sepulang naik haji, guru saya itu cerita banyaaaak banget, termasuk rasa takjubnya beliau karena selama disana dia selalu dapet tempat yang bersih gak ada kotor2nya, di penginapan, kendaraan, toilet, dan lain sebagainya. Yang saya liat di matanya saat itu adalah rasa takjub yang luar biasa..
Oke, cerita berikutnya nih yaaa ..
Sebut saja dia pak Budi.
Pak Budi ini seorang wirausaha, dia punya perusahaan sendiri,
anak buahnya banyak,tapi disayangkan, sisi buruknya, dia suka asal nyuruh angkat2 barang perusahaannya,
beliau hanya bisa menyuruh tapi tidak mengerjakannya.
kerjaannya hanya menyuruh dan menyuruh.
Alhasil, ketika beliau pergi haji, beliau dpt pengalaman berharga.. yaa semoga itu bisa jadi cermin buat beliau.
Disana, setiap dia melangkah, ada saja orang yang menyuruhnya ini dan itu,
setiap harinya begitu, bukan hanya sekali tapi berkali-kali.
Entah apa yang membuatnya tidak bisa menolak untuk mengerjakannya.
Pengalaman seperti ini membuatnya lebih berfikir dan belajar..
Sip pak, benah diri itu bagus!
hmm, Cerita selanjutnya..
Sebut saja dia Anto. Anto ini, sangat tidak suka melihat orang yang asal buang ludah.
Nah, kebetulan dia punya tetangga yang sering bgt buang ludah, tiap buang ludah, ini Anto liat terus, dan tiap liat, Anto jadi sering menghina walaupun hanya guratan wajah saja bukan dalam kata-kata. Kebiasaan jelek Anto akhirnya di tampakan ketika dia pergi haji.
Alkisah disana, setiap perjalana, sering sekali dia temui banyak orang yang membuang ludah,
Periodenya tingkat sering. Wow, bisa dibayangkan gimana tersiksanya Anto.
Astagfirullah..
Yuk sini, saya masih punya cerita lagi :D
kali ini sebut saja di ibu Tati, ibu Tati ini sudah 7 kali naik haji loh, 7 atau 8 yaaa, saya lupa.
Saya dapatkan kisahnya di Televisi. Kisahnya cukup panjang. Yang jelas beliau ini selama berkali2 pergi haji tak sekalipun bisa melihat disana. Yup, beliau di butakan matanya oleh Allah selama disana. Itu yang membuat anak laki2nya prihatin, hingga sang anak beerkali2 memberangkatkan ibunya bersama dia ke tanah suci. Ketidakwajaran itu sangat membuat anaknya terheran2, terheran melihat ibunya buta total ketika disana, tapi ketika sampai di Indonesia, matanya kembali normal seperti sedia kala, ini rahasia mereka, tak satupun tetangganya yang tau.
Dikisahkan, Ibu Tati seorang renternir, penukar nukar bayi, dan masih banyak perbuatan yang membuat Allah murka terhadapnya.
Naudzubillahimindzalik.. >.<
Cerita selanjutnya yaa,
Seseorang yang sangat senang menolong orang,
disana, setiap sesulitan pasti ada saja yang datang menolongnya dalam masalah apapun.
Senang yaa kalau bisa begini :)
Bersambung :)
Semoga bermanfaat yaa :D
Lumayan banyak saya denger cerita pengalaman orang-orang yang pergi haji ke Baitullah..
Bagi-bagi deh, berharap yang baca punya pengalaman juga, share yaaa ^_^
Pernah nih, ceritanya seorang ibu naik haji, sebut saja di bu ani, bu ani ini typikal orang yang rajin bener bersih2, gak betah deh tuh dia liat yang kotor2, katanya sih suka pusing liat yang kotor, tangannya langsung gatel buat ngebersiin.
Bu Ani ini seorang guru. Nah, dia salah seorang guru saya di Bangku SMP.
Emang iya sih, bu Ani itu getol masalah kebersihan,
suka mengkritik kelas kita yang super kotor sama sekali gak ada indah2nya.. hehe
Tiap beliau masuk kelas, siap2 deh kita semua kena omel lantaran kelas kotor bgt,
dengan sigap kita langsung operasi semut di kelas.
Beresnya nih, lamaaaa banget nasehatin kita soal kebersihan, yaaa lumayan anggep aja kultum (Kuliah Tujuh Menit). Aits, lebih dari tujuh menit kali yaa, hihi :D
Sepulang naik haji, guru saya itu cerita banyaaaak banget, termasuk rasa takjubnya beliau karena selama disana dia selalu dapet tempat yang bersih gak ada kotor2nya, di penginapan, kendaraan, toilet, dan lain sebagainya. Yang saya liat di matanya saat itu adalah rasa takjub yang luar biasa..
Oke, cerita berikutnya nih yaaa ..
Sebut saja dia pak Budi.
Pak Budi ini seorang wirausaha, dia punya perusahaan sendiri,
anak buahnya banyak,tapi disayangkan, sisi buruknya, dia suka asal nyuruh angkat2 barang perusahaannya,
beliau hanya bisa menyuruh tapi tidak mengerjakannya.
kerjaannya hanya menyuruh dan menyuruh.
Alhasil, ketika beliau pergi haji, beliau dpt pengalaman berharga.. yaa semoga itu bisa jadi cermin buat beliau.
Disana, setiap dia melangkah, ada saja orang yang menyuruhnya ini dan itu,
setiap harinya begitu, bukan hanya sekali tapi berkali-kali.
Entah apa yang membuatnya tidak bisa menolak untuk mengerjakannya.
Pengalaman seperti ini membuatnya lebih berfikir dan belajar..
Sip pak, benah diri itu bagus!
hmm, Cerita selanjutnya..
Sebut saja dia Anto. Anto ini, sangat tidak suka melihat orang yang asal buang ludah.
Nah, kebetulan dia punya tetangga yang sering bgt buang ludah, tiap buang ludah, ini Anto liat terus, dan tiap liat, Anto jadi sering menghina walaupun hanya guratan wajah saja bukan dalam kata-kata. Kebiasaan jelek Anto akhirnya di tampakan ketika dia pergi haji.
Alkisah disana, setiap perjalana, sering sekali dia temui banyak orang yang membuang ludah,
Periodenya tingkat sering. Wow, bisa dibayangkan gimana tersiksanya Anto.
Astagfirullah..
Yuk sini, saya masih punya cerita lagi :D
kali ini sebut saja di ibu Tati, ibu Tati ini sudah 7 kali naik haji loh, 7 atau 8 yaaa, saya lupa.
Saya dapatkan kisahnya di Televisi. Kisahnya cukup panjang. Yang jelas beliau ini selama berkali2 pergi haji tak sekalipun bisa melihat disana. Yup, beliau di butakan matanya oleh Allah selama disana. Itu yang membuat anak laki2nya prihatin, hingga sang anak beerkali2 memberangkatkan ibunya bersama dia ke tanah suci. Ketidakwajaran itu sangat membuat anaknya terheran2, terheran melihat ibunya buta total ketika disana, tapi ketika sampai di Indonesia, matanya kembali normal seperti sedia kala, ini rahasia mereka, tak satupun tetangganya yang tau.
Dikisahkan, Ibu Tati seorang renternir, penukar nukar bayi, dan masih banyak perbuatan yang membuat Allah murka terhadapnya.
Naudzubillahimindzalik.. >.<
Cerita selanjutnya yaa,
Seseorang yang sangat senang menolong orang,
disana, setiap sesulitan pasti ada saja yang datang menolongnya dalam masalah apapun.
Senang yaa kalau bisa begini :)
Bersambung :)
Lebih Dari Indah
Mungkin saja diri ini
Tak terlihat olehmu
Aku pahami itu
Bagaimana caranya agar kamu tahu
Bahwa kau lebih indah di dalam hati ini,
Lewat lagu ini ku ingin kamu mengerti
Aku sayang kamu
Ku ingin bersamamu
Meski ku tak pernah tau
Kapan kau kan mengerti
Ku coba tuk berharap
"Bagaimana caranya agar kamu tau
Bahwa kau lebih indah di dalam hati ini
Lewat lagu ini ku ingin kamu mengerti aku sayang kamu
Ku ingin bersamamu "
spesial lagu untuk yang pernah aku kirim via sms ;D
Tak terlihat olehmu
Aku pahami itu
Bagaimana caranya agar kamu tahu
Bahwa kau lebih indah di dalam hati ini,
Lewat lagu ini ku ingin kamu mengerti
Aku sayang kamu
Ku ingin bersamamu
Meski ku tak pernah tau
Kapan kau kan mengerti
Ku coba tuk berharap
"Bagaimana caranya agar kamu tau
Bahwa kau lebih indah di dalam hati ini
Lewat lagu ini ku ingin kamu mengerti aku sayang kamu
Ku ingin bersamamu "
spesial lagu untuk yang pernah aku kirim via sms ;D
Rabu, 23 Februari 2011
Atmosfer Baru
Jika dulu pingiran laut itu menyampaikan rinduku terhadap dia,
aku yang dulu pernah bercerita banyak menyendiri di pinggiran laut itu.
Laut itu, ombaknya mewakilkan gelora jiwa ku, deburannya mewakilkan emosiolnalku,
anginnya mewakilkan kesejukan hatiku, pantulan sinarnya mewakilkan harapanku..
Lautku, kamu diam, tapi kamu tau, mendengar curhatan hati.
dan kau sampaikan kerinduanku kepadanya, dengan seizin Allah ku, tersampailah kerinduan ku, bukan lewat kata, tapi lewat hati :)
Maka saat ini, aku ingin tersenyum terhadap langitku,
Langit, lihatlah aku sekarang yang kecil ini, mungkin kau tak bisa melihatku lantaran aku terlalu kecil, tapi aku bisa melihat mu dari sini, dari tempatku.
Lihatlah langitku, bisakah kau lihat cahaya terang disini,
aku bersama mereka, orang-orang damai di sekelilingku..
Ukhuwah ini, aku sayang mereka. :)
Lihatlah langit, mungkin dulu aku sering murung dengan segala permasalahan hati.
Mungkin dulu aku terlihat kusam dengan hati yang letih,
letih menyanyangi, letih berempati.
Tapi lihatlah yang sekarang, tak usah kau ingat yang dulu.
Air mata yang dulu, dulu terjatuh refleksi keletihanku,
Sekarang, bersama mereka, hati ini begitu teramat sejuk dari sebelumnya.
Jauh lebih sejuk, ^_^
Jika mungkin sering aku menjatuhkannya juga, tapi ini berbeda,
Hati ku yang berusaha menerima yang baru tanpa meninggalkan yang lama, biar keletihan ku terobati dengan yang baru :)
Aku yang mencintai kalian karena Allah :)
Semoga Allah awetkan ukhuwah ini hingga nanti,
sampai masa yang berbeda, masa indah yang sempurna. ;)
aku yang dulu pernah bercerita banyak menyendiri di pinggiran laut itu.
Laut itu, ombaknya mewakilkan gelora jiwa ku, deburannya mewakilkan emosiolnalku,
anginnya mewakilkan kesejukan hatiku, pantulan sinarnya mewakilkan harapanku..
Lautku, kamu diam, tapi kamu tau, mendengar curhatan hati.
dan kau sampaikan kerinduanku kepadanya, dengan seizin Allah ku, tersampailah kerinduan ku, bukan lewat kata, tapi lewat hati :)
Maka saat ini, aku ingin tersenyum terhadap langitku,
Langit, lihatlah aku sekarang yang kecil ini, mungkin kau tak bisa melihatku lantaran aku terlalu kecil, tapi aku bisa melihat mu dari sini, dari tempatku.
Lihatlah langitku, bisakah kau lihat cahaya terang disini,
aku bersama mereka, orang-orang damai di sekelilingku..
Ukhuwah ini, aku sayang mereka. :)
Lihatlah langit, mungkin dulu aku sering murung dengan segala permasalahan hati.
Mungkin dulu aku terlihat kusam dengan hati yang letih,
letih menyanyangi, letih berempati.
Tapi lihatlah yang sekarang, tak usah kau ingat yang dulu.
Air mata yang dulu, dulu terjatuh refleksi keletihanku,
Sekarang, bersama mereka, hati ini begitu teramat sejuk dari sebelumnya.
Jauh lebih sejuk, ^_^
Jika mungkin sering aku menjatuhkannya juga, tapi ini berbeda,
Hati ku yang berusaha menerima yang baru tanpa meninggalkan yang lama, biar keletihan ku terobati dengan yang baru :)
Aku yang mencintai kalian karena Allah :)
Semoga Allah awetkan ukhuwah ini hingga nanti,
sampai masa yang berbeda, masa indah yang sempurna. ;)
Kamis, 17 Februari 2011
Porsi
Kakak bilang, kita punya porsi..
Jadi baiknya nih, kita lakukan segala sesuatunya sesuai porsinya,
biar gak kurang ataupun gak lebih.
hmm, oke
Porsi yah kaa..
Aku bayar porsi ku ka..
Gak kurang dan gak lebih..
kaka tau?
aku sayang kaka loh,
kaka tau?
aku tulus sayang kaka.
kaka tau?
aku nyaman di deket kaka,
kaka tau?
aku sering bgt merindukan kaka,
kaka tau?
semakin kaka negur aku, aku semakin sayang kaka
kaka tau?
aku gak butuh semua perasaan ku terbayar,
kaka tau?
aku kadang kali suka cemburu melihat kaka deket sama yang lain.
yah, aku cemburu. tenang ka, aku bukan iri, dengan begitu aku semakin tau, banyak bngt ternyata yang sayang kaka.
Aku cukup tau diri, melihat waktu ku yang belum lama mengenal mu.
Aku cukup tau diri, melihat belum banyak yang aku lakukan untuk mu.
Aku cukup tau diri, melihat aku yang mungkin bukan orang yang penting bagi mu.
kaka, aku hanya bisa tersenyum dalam cemburu, semakin cemburu semakin merekah senyumku, dan saat itu, ku pandang langit dan sekitar ku, yah tak begitu lama, itu akan membuatku tenang dan damai.
hati ku berucap..
"Ini resiko menyayangi seseorang, aku ikhlas. Biar rasaku jadi miliknya, aku tak mau menguranginya atau melebihkannya.. biar itu porsi yang aku berikan. Aku hanya butuh Allah yang akan membalas rasa ku yang jauh lebih sempurna. Allah ku". ^_^
Ini hanyalah permasalahan dalam hati,
hati itu kecil,
tapi ingat, sangat besar pengaruhnya.
Kita yang menata hati,
Indahkan hati kita, agar semuanya jadi indah ;)
Jadi baiknya nih, kita lakukan segala sesuatunya sesuai porsinya,
biar gak kurang ataupun gak lebih.
hmm, oke
Porsi yah kaa..
Aku bayar porsi ku ka..
Gak kurang dan gak lebih..
kaka tau?
aku sayang kaka loh,
kaka tau?
aku tulus sayang kaka.
kaka tau?
aku nyaman di deket kaka,
kaka tau?
aku sering bgt merindukan kaka,
kaka tau?
semakin kaka negur aku, aku semakin sayang kaka
kaka tau?
aku gak butuh semua perasaan ku terbayar,
kaka tau?
aku kadang kali suka cemburu melihat kaka deket sama yang lain.
yah, aku cemburu. tenang ka, aku bukan iri, dengan begitu aku semakin tau, banyak bngt ternyata yang sayang kaka.
Aku cukup tau diri, melihat waktu ku yang belum lama mengenal mu.
Aku cukup tau diri, melihat belum banyak yang aku lakukan untuk mu.
Aku cukup tau diri, melihat aku yang mungkin bukan orang yang penting bagi mu.
kaka, aku hanya bisa tersenyum dalam cemburu, semakin cemburu semakin merekah senyumku, dan saat itu, ku pandang langit dan sekitar ku, yah tak begitu lama, itu akan membuatku tenang dan damai.
hati ku berucap..
"Ini resiko menyayangi seseorang, aku ikhlas. Biar rasaku jadi miliknya, aku tak mau menguranginya atau melebihkannya.. biar itu porsi yang aku berikan. Aku hanya butuh Allah yang akan membalas rasa ku yang jauh lebih sempurna. Allah ku". ^_^
Ini hanyalah permasalahan dalam hati,
hati itu kecil,
tapi ingat, sangat besar pengaruhnya.
Kita yang menata hati,
Indahkan hati kita, agar semuanya jadi indah ;)
Senin, 14 Februari 2011
Raja di Tubuhmu
Ketika ikhlas ada dalam hati kita.
Rasa aman dan damai seketika meyerap dalam pori sukma..
menyusup dalam relung hati.
Saat ikhlas itu muncul, rasa tidak rela yang terbunuh oleh hati yang luas tiada tara.
Saat kesesakan itu menghimpit kita, hingga bernafaspun rasanya begitu sulit luar biasa.
Tapi hati yang cantik, cantik luar biasa. Menawar racun-racun hati yang berbahaya, yang bisa membuat sesuatu yang indah menjadi buruk, yang luas menjadi sempit, yang dekat menjadi jauh. Keindahan yang terangut oleh penyakit hati, penyakit yang kita buat sendiri.
Wahai hati,
Hati itu sangat kecil,
Tapi besar pengaruhnya..
Bagai sebuah kerajaan,
hati adalah rajanya,
tubuh adalah istananya,
otak adalah para menterinya
tangan dan kaki adalah bala tentaranya,
alat indera adalah alat perangnya..
Maka..
Relakah kekuasaan pada istanamu di pegang oleh raja yang durja?
Jadikan raja kecil ini menjadi raja yang baiknya luar biasa :)
Di mulai dari raja, yaitu hati. Bila baik hatinya, maka baik lah semua :D
Rasa aman dan damai seketika meyerap dalam pori sukma..
menyusup dalam relung hati.
Saat ikhlas itu muncul, rasa tidak rela yang terbunuh oleh hati yang luas tiada tara.
Saat kesesakan itu menghimpit kita, hingga bernafaspun rasanya begitu sulit luar biasa.
Tapi hati yang cantik, cantik luar biasa. Menawar racun-racun hati yang berbahaya, yang bisa membuat sesuatu yang indah menjadi buruk, yang luas menjadi sempit, yang dekat menjadi jauh. Keindahan yang terangut oleh penyakit hati, penyakit yang kita buat sendiri.
Wahai hati,
Hati itu sangat kecil,
Tapi besar pengaruhnya..
Bagai sebuah kerajaan,
hati adalah rajanya,
tubuh adalah istananya,
otak adalah para menterinya
tangan dan kaki adalah bala tentaranya,
alat indera adalah alat perangnya..
Maka..
Relakah kekuasaan pada istanamu di pegang oleh raja yang durja?
Jadikan raja kecil ini menjadi raja yang baiknya luar biasa :)
Di mulai dari raja, yaitu hati. Bila baik hatinya, maka baik lah semua :D
Jumat, 11 Februari 2011
Kerinduan itu
Pagi ini, seperti biasanya aku bangun dari istirahat. Puji syukur kepada Rabb ku yang masih memberikan nikmat usia, sehingga aku masih bisa bernafas dengan bebas.
Ya Rabb, sebisa mungkin aku awetkan rasa syukur ku ini.
Aku masih terkurai di atas kasur ku, rasanya sangat nyaman,
tiba-tiba, satu wajah datang dalam fikiranku, wajah itu menyentuh hati, hingga aku ingin bertemunya saat itu juga, ku ambil ponsel manis ku, ku buka inboxnya, hmm.. aku merindukan nama itu muncul lagi pada ponsel ku..
Ya Rabb, kenapa pagi ini aku mengkhawatirkannya.. entah apa yang terjadi pada ku..
2 jam berlalu, nama itu belum muncul juga di ponsel,
aku menatap ponsel ku, senyum.
Berharap sebentar lagi dia muncul disana.
Ya Rabb, entah mengapa aku rindu dia, entah mengapa aku rindu perhatiannya itu, yang mengingatkan aku untuk makan, jam 7 atau jam 8 seperti biasanya.
Ya Rabb, dimana dia? aku disini masih manunggunya, hingga perutku mulai berbicara mengingatkan ku untuk makan. Bukan dia yang seperti biasanya T.T
yup, mungkin dia masih sibuk,
Tak lama, perut ku terasa perih, ku ambil ponsel ku,
akhirnya biar aku saja yang mengingatkan dia untuk makan,
beberapa detik sms ku sampai, nama itu.. akhirnya nama itu muncul juga,
senyum ku kembali lebih indah mungkin, aku bernjak dari kasurku..
dan aku mulai untuk makan di pagi ini .. ^_^
Ya Rabb, Tak lama aku tersadar kembali, aku yang merindukan perhatian itu,
aku yang merindukan kasih sayang itu..
Aku, aku sadar, bahwasanya aku yang meridukan Engkau Allah ku.
Perhatian itu, kasih sayang itu. Semua itu berasal dari Engkau Allah ku.
----------------------------------------------------------------------
Aku ambil makanan ku, tiba-tiba mamah berucap sesuatu kepadaku,
sesuatu yang membuat hatiku begiru bahagia,
bahagia sekali, ku tak bisa menuliskan seberapa takaran bahagia hatiku saat itu...
Taukah apa yang mamah katakan padaku ?
"Vi, ini ada doa dari kiayi, doa supaya pergi haji. Amalkan yaa"
Drug! jantungku..
Seperti berhenti satu detik.
Aku,
Bibirku.
Hening sejenak..
"Pergi Haji"
yah, itu impian ku dari kecil,
Mamah memberika aku secarik kertas, aku buka kertas itu..
Ya Rabb, AllahuAhad, ingin rasanya aku menangis saat itu juga,
Hatiku, hatiku begitu rindu untuk kesana...
Tak lama dengan segera aku ambil air wudhu, Dhuha ku..
aku rindu Dhuha ku..
Dalam salam penutup shalatku
bukan shalawat yang aku ucapkan yang seperti biasanya,
tapi cucuran air mata yang ada, mata ku sangat perih. dan aku tak kuasa untuk menahannya...
Deras rupanya airmata pagi ini.
"Allah" ku berucap dalam hati, lisan ku sulit ku gerakkan.
"Allah" ku ucap dalam hati lagi,
semakin ku ucap semakin deras airmata ku..
"Allahumaa shalli 'alaa sayyidina Muhammad"
aku tak mampu meneruskan shalawat ku,
terlalu lemah ragaku, aku yang mengandalkan airmataku untuk menjadi wakil curahan hati ku.
Aku tenangkan diriku setelah air mata kurasa sangat banyak aku keluarkan..
Aku ambil secarik kertas tadi,
ku mulai membacanya..
"Allah, Allah.."(menangis)
sulit sekali melanjutkannya,
mata ku kabur lantaran airmata memenuhinya,
dadaku, dadaku bergetar, tubuh ku lemah.
aku.. Ya Rabb

"Allahumma sholli 'ala sayyidinaa Muhammadin sholaatan tuballighunnaa bihaa hijja baitikal haroomi wa ziyarota qobri nabiyyikal kariimi 'alaihi afdholus sholaati wattasliimi wal "afwi wal luthfi wa buluughil maroomi wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa sallim."
"Ya Allah berikanlah rahmat atas Nabi Muhammad dengan rahmat yang menyampaikan kami ke Baitullah al-Haram dan ziarah ke kuburan Nabi-Mu yang mulya. Mudah-mudahan kepadanya seutama-utama rahmat, keselamatan, ampunan, kasih sayang Allah, sehat wal'afiat dan tercapai segala cita-cita dan atas keluarganya dan sahabarnya mudah-mudahan Allah menyelamatkan". Aamiin

Allah, Aku Sayang Engkau.
Kasih sayangMU yang luar biasa luasnya.
PertolonganMu yang tak kuasa aku ucapkan,
AmpunanMu yang melimpah ruah itu..
Allah.. Aku tunggu panggilanMu terhadapku untuk menyempurnakan Islam ku.
Ya Rabb, sebisa mungkin aku awetkan rasa syukur ku ini.
Aku masih terkurai di atas kasur ku, rasanya sangat nyaman,
tiba-tiba, satu wajah datang dalam fikiranku, wajah itu menyentuh hati, hingga aku ingin bertemunya saat itu juga, ku ambil ponsel manis ku, ku buka inboxnya, hmm.. aku merindukan nama itu muncul lagi pada ponsel ku..
Ya Rabb, kenapa pagi ini aku mengkhawatirkannya.. entah apa yang terjadi pada ku..
2 jam berlalu, nama itu belum muncul juga di ponsel,
aku menatap ponsel ku, senyum.
Berharap sebentar lagi dia muncul disana.
Ya Rabb, entah mengapa aku rindu dia, entah mengapa aku rindu perhatiannya itu, yang mengingatkan aku untuk makan, jam 7 atau jam 8 seperti biasanya.
Ya Rabb, dimana dia? aku disini masih manunggunya, hingga perutku mulai berbicara mengingatkan ku untuk makan. Bukan dia yang seperti biasanya T.T
yup, mungkin dia masih sibuk,
Tak lama, perut ku terasa perih, ku ambil ponsel ku,
akhirnya biar aku saja yang mengingatkan dia untuk makan,
beberapa detik sms ku sampai, nama itu.. akhirnya nama itu muncul juga,
senyum ku kembali lebih indah mungkin, aku bernjak dari kasurku..
dan aku mulai untuk makan di pagi ini .. ^_^
Ya Rabb, Tak lama aku tersadar kembali, aku yang merindukan perhatian itu,
aku yang merindukan kasih sayang itu..
Aku, aku sadar, bahwasanya aku yang meridukan Engkau Allah ku.
Perhatian itu, kasih sayang itu. Semua itu berasal dari Engkau Allah ku.
----------------------------------------------------------------------
Aku ambil makanan ku, tiba-tiba mamah berucap sesuatu kepadaku,
sesuatu yang membuat hatiku begiru bahagia,
bahagia sekali, ku tak bisa menuliskan seberapa takaran bahagia hatiku saat itu...
Taukah apa yang mamah katakan padaku ?
"Vi, ini ada doa dari kiayi, doa supaya pergi haji. Amalkan yaa"
Drug! jantungku..
Seperti berhenti satu detik.
Aku,
Bibirku.
Hening sejenak..
"Pergi Haji"
yah, itu impian ku dari kecil,
Mamah memberika aku secarik kertas, aku buka kertas itu..
Ya Rabb, AllahuAhad, ingin rasanya aku menangis saat itu juga,
Hatiku, hatiku begitu rindu untuk kesana...
Tak lama dengan segera aku ambil air wudhu, Dhuha ku..
aku rindu Dhuha ku..
Dalam salam penutup shalatku
bukan shalawat yang aku ucapkan yang seperti biasanya,
tapi cucuran air mata yang ada, mata ku sangat perih. dan aku tak kuasa untuk menahannya...
Deras rupanya airmata pagi ini.
"Allah" ku berucap dalam hati, lisan ku sulit ku gerakkan.
"Allah" ku ucap dalam hati lagi,
semakin ku ucap semakin deras airmata ku..
"Allahumaa shalli 'alaa sayyidina Muhammad"
aku tak mampu meneruskan shalawat ku,
terlalu lemah ragaku, aku yang mengandalkan airmataku untuk menjadi wakil curahan hati ku.
Aku tenangkan diriku setelah air mata kurasa sangat banyak aku keluarkan..
Aku ambil secarik kertas tadi,
ku mulai membacanya..
"Allah, Allah.."(menangis)
sulit sekali melanjutkannya,
mata ku kabur lantaran airmata memenuhinya,
dadaku, dadaku bergetar, tubuh ku lemah.
aku.. Ya Rabb

"Allahumma sholli 'ala sayyidinaa Muhammadin sholaatan tuballighunnaa bihaa hijja baitikal haroomi wa ziyarota qobri nabiyyikal kariimi 'alaihi afdholus sholaati wattasliimi wal "afwi wal luthfi wa buluughil maroomi wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa sallim."
"Ya Allah berikanlah rahmat atas Nabi Muhammad dengan rahmat yang menyampaikan kami ke Baitullah al-Haram dan ziarah ke kuburan Nabi-Mu yang mulya. Mudah-mudahan kepadanya seutama-utama rahmat, keselamatan, ampunan, kasih sayang Allah, sehat wal'afiat dan tercapai segala cita-cita dan atas keluarganya dan sahabarnya mudah-mudahan Allah menyelamatkan". Aamiin

Allah, Aku Sayang Engkau.
Kasih sayangMU yang luar biasa luasnya.
PertolonganMu yang tak kuasa aku ucapkan,
AmpunanMu yang melimpah ruah itu..
Allah.. Aku tunggu panggilanMu terhadapku untuk menyempurnakan Islam ku.
Langganan:
Postingan (Atom)