Si kecil yang lugu sedang santainya duduk di samping kaca jendela mobil. Bahagia wajahnya bercanda riang bersama sepupu-sepupu seusianya. Kerjap kerjip matanya, celotehnya yg masih polos, sifatnya yang pemalu.
Yah dia sangat pemalu, berkata seperlunya,
Ia hanya akan berbicara seperlunya, tapi lain halnya bila berbicara dengan orang-orang yang ia rasa ia sudah nyaman. Ia akan terbuka, banyak berbicara, banyak meninggalkan jejak-jejak di hati pendengarnya.
Si kecil yang ketika itu belum banyak berfikir tentang hidup, di fikirannya hidup ini sungguh sangat sederhana, sesederhana ia mengemut lolipop, atau menyeruput es orson berwarna orange kesukaannya atau bahkan sesederhana dia bertindak cepat memasukan daging buah durian ke mulutnya yang mungil, buah kesukaannya.
Berbeda dengan kita tentunya, yang sudah berusia, yang banyak memikirkkan sesuatu, tentang hidup, tentang amalan dan tangung jawab lainnya. Berbeda dengan pemikiran polos si kecil yang mengukur segalanya dengan takaran yang sederhana.
Dan ketika kaka ibundanya (uwa), bertanya kepada anak-anak mungil itu satu persatu tentang cita-cita.
ada yang berucap ingin menjadi seorang dokter, ada yang berucap ingin menjadi orang yang sukses, dan ada pula yang malu-malu menjawab atau bahkan ada yang engan untuk menjawab.
"nong ayu," uwa menyapa Si kecil.
"iya wa." Sahutnya malu-malu
"kalau enong mau jadi apa kalau udah besar nanti?"
"Mau naik haji", Tanpa berfikir panjang Si Kecil segera menjawab.
"Naek haji?" uwa tersenyum sambil mengelus-elus kepala si kecil, kemudian berkata,
"naik haji? naik haji pasti bisa, kalau Allah udah manggil kita untuk jadi tamunya, tapi kalau cita-cita pasti ada dong nong. Hayoo nong ayu mau jadi apa kalau udh besar nanti?"
"iyah, itu wa, cita-cita aku mau naik haji kalau udh besar nanti. Aku mau kaya nenek naik haji, pengen kaya uwa yang udah naek haji. Aku juga pasti bisa kan wa?" Celoteh dengan polosnya.
Si kecil, yang setiap melihat acara televisi meliput berjuta manusia berthawaf dengan khidmatnya, ada saja butir butir air mata, malu-malu mengusapnya agar selalu tidak diketahui oleh orang lain.
Si kecil, yang setiap mendengar saudara terdekatnya telah menjadi tamu Allah, selalu saja menangis diam-diam di kamar mungilnya, berontak dalam hati. "Allah, aku juga ingin kesana!"
Si kecil, yang setiap mendengar. 'Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaika la syarika laka labbaik, Inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulka la syarika laka'
Ada getar getir dalam hatinya.
Usianya bertambah..
Si kecil tumbuh menjadi seorang anak remaja,
Dimulai dari masa balighnya dibalutinyalah busana menutup aurat demi rasa kecintaanya pada Sang Pencipta,
Si kecil kini menjadi wanita remaja dengan kain kudungnya,
selalu saja terngiang akan cita-citanya yang ia ucapkan dulu.
Naik Haji
Pernah dia berbincang dengan kakak sepupunya,
berbicara ringan soal naik haji, berbicara merajut cita untuk pergi bersama,
"Tee, pokoknya kita harus pergi haji bareng yaa." kata si kecil
"Iya insyaAllah kita bisa de, Allah pasti mengundang kita sebagi tamuNYA."
"Bener ya te? teteh bareng-bareng aku berangkatnya." mendekat dengan manja menyentuh lengan kk sepupunya.
dan ketika beberapa tahun kemudian, kk perempuannya menikah kemudian tidak lama dari itu keduanya mendapat undangn dari Allah untuk segera melaksanakan ibadah haji. Bahagia bukan kepalang si kecil mendengarnya, namun jauh di lubuk hatinya, ada sedikit rasa sedih, ada sedikit rasa kecewa, "tee, masih inget dengan janji kita? lalu kapan giliranku untuk pergi kesana?", "Allah, Aku percaya, aku selalu percaya, Enggau akan undang aku suatu saat nanti bukan?"
Setiap saja ia mendapatkan air zam-zam dari peberian sanak saudaranya yang pulang dari Baitullah, di ambilnya segelas kecil air itu, di pandangnya, senyum parasnya, ada cerita dari tatapannya, ada yg ingin hendak ia ceritakan dari pandangannya.
Suatu ketika, ada kabar yang sungguh pernah menggembirakannya, kamu tau apa kabar itu?
Sepulang saudaranya yang lain dari Baitullah sebut saja beliau dengan sebutan ibu wa,
"Ibu wa liat kamu di sana," kata ibu wa memulai mebicaraan.
"Aku? bagaimana bisa?" Si kecil mendekat mulai penasaran dengan apa yang barusan ia dengar.
"iyah, ibu wa juga bingung, ibu wa sama sekali gak sadar kalau kamu itu ada di Indonesia. Jadi ceritanya ibu wa waktu itu lagi thawaf. Dia senyum ke arah ibu wa, ibu wa anggepnya itu kamu, gak lama ibu wa sadar kalau kamu di Indonesia, ibu wa cari-cari orang itu, yang tadinya di deket ibu wa tiba-tiba menghilang. Sungguh rupanya, gak ada yang di buang dari kamu, sama persis." Tutur ibu wa.
Si kecil kala itu rasanya ingin menangis saat itu juga, betapa mengingat dia sudah sangat rindu untuk di undang, betapa ia selalu membayangkan apa yang sedang ibu wanya alami ketika masih di Baitullah.
Hingga suatu saat ayahnya berkata, ucapannya itu seperti kata-kata yang hendak Allah ingin sampaikan lewat lisan ayahandanya.
"Allah itu Maha Kaya, Al-Ghonniy. Kamu minta apapun pasti di kasih, gak ada yang susah bagi Allah, Kamu mau minta apa? Rumah? Mobil? Emas? Ayah gak bisa ngebiayain kamu sekolah lebih lanjut, ayah gak punya pekerjaan tetap, yang bisa bantu kamu buat tetap ngelanjutin sekolah itu ya cuma Allah, kamu minta ke Allah, jadi anak yang baik biar Allah selalu sayang sama kamu, selalu kabulin doa-doa kamu. Banyakin iadahnya, di jaga shalatnya. Apa aja yang kamu mau? Allah pasti bisa kabulin tanpa syarat."
"Allah itu Kaya ya pak? aku percaya kok Allah bisa kabulin apa aja yang aku minta. Aku percaya. bahkan soal naik haji. Allah pasti bisa kan pak bikin aku naek haji? Tapi uang dari mana?" jawabnya
"naik haji? Biayanya yang segitu gak ada apa-apanya bagi Allah, itu terlalu mudah, kalau Allah bilang KUN maka jadilah. Uangnya bisa turun gitu aja dari langit, entah itu dari mana cara nyampeinnya. Kalau kamunya minta dengan sungguh-sungguh dan percaya. Insya Alah, Minta terus ke Allah dan selalu yakin."
14 tahun kemudian,
cita-cita dimasa kecil yang masih terpatri.
Yang selalu saya terngiang-ngiang
Dengan kebiasaan yang sama, menangis ketika liputan di televisi dengan berjuta manusia berhaji, dengan ka'bah, masjid, yah semuanya.
'Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaika la syarika laka labbaik, Inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulka la syarika laka'
membuatnya hatinya selalu bergetar
Ada getaran yang di dada, rasanya sangat sesak, memndam rindu, rindu sejak lama,
rindu yang di mulai dari tekat di usia dininya, rindu karena semua keyakinannya,
Sungguh rindunya sudah sangat sesak.
Kamis, 18 April 2013
Minggu, 14 April 2013
istri penghuni syurga
"Ingatlah, aku telah memberi tahu kalian tentang istri-istri kalian yang akan menjadi penduduk syurga, yaitu yang penyayang, banyak anak(subur), dan banyak memberikan manfaat kepada suaminya; yang jika ia menyakiti suaminya atau disakiti, ia segera datang hingga berada di pelukan suaminya, kemudian berkata, 'Demi Allah, aku tidak bisa memejamkan mata hingga enggau meridhaiku.'" (HR Al-Baihaqi)
#indahnya islam kita :)
yang mengatur segala urusan.. Terlahir menjadi seorang wanita adalah keistimewaan bagiku, menjaganya agar Allah suka adalah hal yang terus di upayakan, Allah ...ingin rasanya aku selalu terlihat cantik olehMU. Terlihat selalu menyenangkan Engkau. Tapi bisakah? bisakah bidadari cemburu padaku?Menjadi seorang anak perempuan seorang sulung di keluarga, semoga orang tua selalu ridho denga sikapku, semoga Allah mempermudah aku untuk memapankan ilmu dunia dan akhiratku, Allah..aku ingin menjadi seorang anak perempuan yang berbakti kepada orangtuaaku ingin menjadi seorang istri yang selalu menyenangkan suamiku kelakaku ingin menjadi ibu terbaik bagi anak-anakku nanti..Maka mudahkan aku dalam menyerap ilmu, mudahkan aku untuk mendapatkan pemahaman-pemahaman baru, agar aku bisa mengangkat derajat kedua orang tuaku, membaguskan akhlakku, membaguskan akhlak suamiku, menjadi madrasah terbaik untuk anak-anakkuAllahumma yaa mujiibassailiin :)
Jumat, 12 April 2013
pelabuhan cinta
Fitrah setiap manusia memiliki rasa menyukai, mencintai, mengasihi dan menyayangi.
Entah itu pada harta, pada perhiasan, pada anak-anak, atau bahkan pada lawan jenis.
Akuu percaya, tak ada satupun manusia yang tak pernah jatuh cinta,
entah pada Tuhannya, pada perhuiasan, pada hartanya, pada lawan jenis.
Aku sebagai wanita 21 tahun, tak memungkiri, bahwa perasaan cinta mencintai yg hadir adalah luar biasa rasanya. Apalagi jika perasaan itu di bungkus dengan apik atas landasan cinta yg lebih tinggi. Cinta di atas cinta.
Allahku, jika aku jatuh cinta, izinkan aku jatuh pada pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu, agar semakin kuat aku, dalam mencintaiMU.
kisah Ali bin Abi Thalib dan Fathimah putri Rasulullah, Romeo dan juliet pada zamannya,
Sangat romantis kisahnya :)
mengingatkan, bahwa jodoh tidak akan pernah tertukar,
melihat banyak yg melamar Fathimah sebelum Ali, bahwan bahkan yg melamar adalah para sahabat Rasul, orang-orang kepercayaan Rasul. Tapi memang jodoh tak kemana, Fathimah tercipta sebagai istri Ali, Fathimah terlahir untuk Ali :)
cek kisahnya yuk, bagi yang penasaran :) kisah romantis
Wahai pemuda, mari belajar dari sosok Ali bin Abu Thalib,
Ali adalah gentleman sejati. Tidak heran kalau pemuda Arab memiliki yel, “Laa fatan illa ‘Aliyyan! Tak ada pemuda kecuali Ali!” Inilah jalan cinta para pejuang. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggung jawab. Dan di sini, cinta tak pernah meminta untuk menanti. Seperti ’Ali. Ia mempersilakan. Atau mengambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan. Yang kedua adalah keberanian.
Sesungguhnya jodoh itu tidak pernah tertukar, percayalah ;)
Allah pasti pertemukan, perkara cara kita menjemputnya bagaimana itu tergantung dengan diri kita masing-masing. ada yng menjemput dengan cara yang baik, ada yang dengan cara kurang baik. Disini bukan memantaskan diri melihat orang yang di rasa lebih baik dari kita. Tapi berusaha baik melihat diri sendiri.
problema yang sering terjadi,
misalnya kita menyukai seseorng yang ibadahnya baik dari segi manapun dari pandangan kita,
yang karakternya sangat terpuji, dalam hati, mungkin ada rasa ingin sekali berdampingan dengan org itu,
tapi melihat diri kita yang merasa jauh dari baik, merasa sangat tidak pantas. lantas berkata, " bagaimana mungkin aku bisa berdampingan dengannya, sedangkan aku hanyalah seorang yang biasa2 saja, tidak ada istimewanya, pengetahuan agama yang kurang, sifat yang terkadang masih blm bisa dewasa, dan banyak yang masih buruk dari aku."
hay pemuda, hai gadis :)
kemarilah. boleh saja kita melihat org lain sungguh sempurna tiada celah.
lihatlah, dan jadikan itu sebagai motivasi agar kita bisa untuk lebih baik.
lantas apakah kita hanya bisa menerka-nerka utk memantaskan diri?
Bisa saja ketika kamu, aku, kita berusaha dengan sungguh untuk terus memperbaiki diri, kita bukan hanya mendapatkan seseorang yang kita suka itu, yang kita puji itu,yang awalnya kita sendiri tidak sangat pantas mendapatkan seorang dia. Hey, mungkin bisa saja, diri kitalah yang akan jauh lebih baik dari itu setelahnya. seseorang yang sama percis akan datang pada saat yang ditentukan. Percayalah :) !
Berusahalah lebih baik untuk dirimu sendiri:) insya Allah, jodoh yang tertulis oleh Allah,
seseorang disana yang masih rahasia, akan berusaha juga untuk lebih baik
tapi jika kita memperburuk diri, maka dia (jodoh) akan sama halnya dengan perburukan dirimu.
jodoh itu, ibarat benda dengan bayangan bendanya pada cermin, akan sama persis, jikalau rupanya baik, maka dari sisi yg lainpun baik, tp jika buruk maka dari sisi yang lainnyapun akan buruk rupanya. Wallahua'lam bisshowab.
Semoga kita termasuk orang2 yang selalu berusaha utk memperbaiki diri. membaguskan akhlak.
Ya Allah, baguskan akhlakku, dan baguskan akhlak pasanganku..
Izinkan aku belajar seperti Fathimah, yang diam-diam mencintai, yang percaya akan ketentuan Allah mengenai jodoh. yang tak ada satupun setan yang tahu, bahwa fathimah mencintai sosok Ali, jauh lebih lama.
dan belajarlah kamu, seperti Ali bin Abu Thalib, yang teguh pendiriannya, yang karakternya berani dan penuh pengorbanan. Dengan diam mencintai fathimah sejak lama dan tak ada satu setanpun yang tahu, bahwa Ali mencinta Fathimah putri Rasulullah SAW
Semoga Allah menjaga kamu, membaguskan akhlak kamu :), wahai kamu
Entah itu pada harta, pada perhiasan, pada anak-anak, atau bahkan pada lawan jenis.
Akuu percaya, tak ada satupun manusia yang tak pernah jatuh cinta,
entah pada Tuhannya, pada perhuiasan, pada hartanya, pada lawan jenis.
Aku sebagai wanita 21 tahun, tak memungkiri, bahwa perasaan cinta mencintai yg hadir adalah luar biasa rasanya. Apalagi jika perasaan itu di bungkus dengan apik atas landasan cinta yg lebih tinggi. Cinta di atas cinta.
Allahku, jika aku jatuh cinta, izinkan aku jatuh pada pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu, agar semakin kuat aku, dalam mencintaiMU.
kisah Ali bin Abi Thalib dan Fathimah putri Rasulullah, Romeo dan juliet pada zamannya,
Sangat romantis kisahnya :)
mengingatkan, bahwa jodoh tidak akan pernah tertukar,
melihat banyak yg melamar Fathimah sebelum Ali, bahwan bahkan yg melamar adalah para sahabat Rasul, orang-orang kepercayaan Rasul. Tapi memang jodoh tak kemana, Fathimah tercipta sebagai istri Ali, Fathimah terlahir untuk Ali :)
cek kisahnya yuk, bagi yang penasaran :) kisah romantis
Wahai pemuda, mari belajar dari sosok Ali bin Abu Thalib,
Ali adalah gentleman sejati. Tidak heran kalau pemuda Arab memiliki yel, “Laa fatan illa ‘Aliyyan! Tak ada pemuda kecuali Ali!” Inilah jalan cinta para pejuang. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggung jawab. Dan di sini, cinta tak pernah meminta untuk menanti. Seperti ’Ali. Ia mempersilakan. Atau mengambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan. Yang kedua adalah keberanian.
Sesungguhnya jodoh itu tidak pernah tertukar, percayalah ;)
Allah pasti pertemukan, perkara cara kita menjemputnya bagaimana itu tergantung dengan diri kita masing-masing. ada yng menjemput dengan cara yang baik, ada yang dengan cara kurang baik. Disini bukan memantaskan diri melihat orang yang di rasa lebih baik dari kita. Tapi berusaha baik melihat diri sendiri.
problema yang sering terjadi,
misalnya kita menyukai seseorng yang ibadahnya baik dari segi manapun dari pandangan kita,
yang karakternya sangat terpuji, dalam hati, mungkin ada rasa ingin sekali berdampingan dengan org itu,
tapi melihat diri kita yang merasa jauh dari baik, merasa sangat tidak pantas. lantas berkata, " bagaimana mungkin aku bisa berdampingan dengannya, sedangkan aku hanyalah seorang yang biasa2 saja, tidak ada istimewanya, pengetahuan agama yang kurang, sifat yang terkadang masih blm bisa dewasa, dan banyak yang masih buruk dari aku."
hay pemuda, hai gadis :)
kemarilah. boleh saja kita melihat org lain sungguh sempurna tiada celah.
lihatlah, dan jadikan itu sebagai motivasi agar kita bisa untuk lebih baik.
lantas apakah kita hanya bisa menerka-nerka utk memantaskan diri?
Bisa saja ketika kamu, aku, kita berusaha dengan sungguh untuk terus memperbaiki diri, kita bukan hanya mendapatkan seseorang yang kita suka itu, yang kita puji itu,yang awalnya kita sendiri tidak sangat pantas mendapatkan seorang dia. Hey, mungkin bisa saja, diri kitalah yang akan jauh lebih baik dari itu setelahnya. seseorang yang sama percis akan datang pada saat yang ditentukan. Percayalah :) !
Berusahalah lebih baik untuk dirimu sendiri:) insya Allah, jodoh yang tertulis oleh Allah,
seseorang disana yang masih rahasia, akan berusaha juga untuk lebih baik
tapi jika kita memperburuk diri, maka dia (jodoh) akan sama halnya dengan perburukan dirimu.
jodoh itu, ibarat benda dengan bayangan bendanya pada cermin, akan sama persis, jikalau rupanya baik, maka dari sisi yg lainpun baik, tp jika buruk maka dari sisi yang lainnyapun akan buruk rupanya. Wallahua'lam bisshowab.
Semoga kita termasuk orang2 yang selalu berusaha utk memperbaiki diri. membaguskan akhlak.
Ya Allah, baguskan akhlakku, dan baguskan akhlak pasanganku..
Izinkan aku belajar seperti Fathimah, yang diam-diam mencintai, yang percaya akan ketentuan Allah mengenai jodoh. yang tak ada satupun setan yang tahu, bahwa fathimah mencintai sosok Ali, jauh lebih lama.
dan belajarlah kamu, seperti Ali bin Abu Thalib, yang teguh pendiriannya, yang karakternya berani dan penuh pengorbanan. Dengan diam mencintai fathimah sejak lama dan tak ada satu setanpun yang tahu, bahwa Ali mencinta Fathimah putri Rasulullah SAW
Semoga Allah menjaga kamu, membaguskan akhlak kamu :), wahai kamu
Minggu, 31 Maret 2013
kamu
Tidak akan ada yg hilang dari sebuah kenangan
tidak akan ada yang hilang dari hati ...
tere liye
tidak akan ada yang hilang dari hati ...
tere liye
Kamis, 28 Februari 2013
Cara Menerapkan Thema Moodle dari Folder thema Download
Bismillah..
Tulisan ini saya tulis untuk teman-teman sekalian yang mau menerapkan thema/template moodle sesuai seleranya masing-masing.
Jika menerapkan tema/template yang sudah tersedia pada moodle, langsung saja pada administrator-appearance-themes-theme selector. Maka akan ditemukan beberapa theme yang sudah di sediakan oleh moodle. Kita hanya klik Choose.
Namun, jika kita ingin menerapkan theme dari hasil download, langkah yang harus dilakukan ialah dengan download terlebih dahulu themanya, kemudian extract hasil download itu, save di C:\xampp\htdocs\moodle\theme
Setelah selesai di extract, mari lakukan langkah ini, administrator-appearance-themes-theme settings. Klik centang seperti gambar berikut ini.
Oke, selanjutnya klik theme Selector, choose theme/template. (theme/template secara otomatis telah tersetting di theme selector jika sudah melewati tahap-tahap sebelumnya yang sudah di tuliskan di sini).
Selamat mencoba semoga berhasil :)
Kirim salam untuk Mahasiswa Pendidikan Matematika Untirta, terus semangat dan salam sejahtera ;)
Minggu, 24 Februari 2013
Install Moodle
Oke bro, jumpa lagi dengan saya.
Haha Gaje ._____.
Bro and Sist, gimana kabarnya nih?
udh lama bgt kayanya gak menjamah ini blog, mungkin kalau ibarat bangunan udh banyak sarang laba-labanya meuren yaaah, Hahaha :D
Gini-gini, saya kan dapet tugas dari mata kuliah Aplikasi Komputer bisa di singkat APLIKOM, tugasnya itu bikin web dari moodle.
Otak atik sana sini buat nginstal nih akhirnya setelah dua malem begadang buat cari info gimana cara nginstalnya doang, Halooooooow baru cara nginstal loh bro! Cius deh
Yang paling lucu itu dua kali instal kebingungan kenapa pas nongol tampilan yg asing bgt saya liat itu bahasanya aneh,
gak bisa bgt buat di ngertiin,
alhasil unistall dan install lagi, yeeeeeh :D
Selidik demi selidik, pas saya periksa,
itu
itu
itu
bahasa di moodlenya bahasa Jerman, Gubrak deh pantesan aja saya cengo banget 0_o
Dan hasil dari search sana sini, dan tanya sana sini di dapatlaaaah,
taraaaaaa akhirnya berhasil juga dalam menginstall :D
Thanks buat Echa yang sudah membantu banyak, dan ka Muhtajin yg udh saya cerewetin nanya ini itu soal moodle :)
Oke langsung aja yaaa, saya mau berbagi cara install moodle siapa tau ada di antara bro dan sist yg bingungnya sama kaya saya, Semoga bisa membantu Bro and Sist sekabeh :D
Pertama yang harus bro and Sist lakukan adalah download Xampp win32-1.7.4
Cara installnya bisa dengan mengikuti langkah berikut ini.
Klik disini
oh ya, jangan lupa untuk
Ceklis semua di servis section (apache, mysql, filezilla)
Kemudian download moodle versi 19+
Dengan mampir ke situs ini, klik
Adapun cara install moodlenya sebagi berikut :
Jika ada form yang meminta username dan passwor, isilah usernamenya dengan root dan pada password biarkan tetap kosong( tidak perlu di isi).
Selamat Mencoba dan semoga berhasil :D
Haha Gaje ._____.
Bro and Sist, gimana kabarnya nih?
udh lama bgt kayanya gak menjamah ini blog, mungkin kalau ibarat bangunan udh banyak sarang laba-labanya meuren yaaah, Hahaha :D
Gini-gini, saya kan dapet tugas dari mata kuliah Aplikasi Komputer bisa di singkat APLIKOM, tugasnya itu bikin web dari moodle.
Otak atik sana sini buat nginstal nih akhirnya setelah dua malem begadang buat cari info gimana cara nginstalnya doang, Halooooooow baru cara nginstal loh bro! Cius deh
Yang paling lucu itu dua kali instal kebingungan kenapa pas nongol tampilan yg asing bgt saya liat itu bahasanya aneh,
gak bisa bgt buat di ngertiin,
alhasil unistall dan install lagi, yeeeeeh :D
Selidik demi selidik, pas saya periksa,
itu
itu
itu
bahasa di moodlenya bahasa Jerman, Gubrak deh pantesan aja saya cengo banget 0_o
Dan hasil dari search sana sini, dan tanya sana sini di dapatlaaaah,
taraaaaaa akhirnya berhasil juga dalam menginstall :D
Thanks buat Echa yang sudah membantu banyak, dan ka Muhtajin yg udh saya cerewetin nanya ini itu soal moodle :)
Oke langsung aja yaaa, saya mau berbagi cara install moodle siapa tau ada di antara bro dan sist yg bingungnya sama kaya saya, Semoga bisa membantu Bro and Sist sekabeh :D
Pertama yang harus bro and Sist lakukan adalah download Xampp win32-1.7.4
Cara installnya bisa dengan mengikuti langkah berikut ini.
Klik disini
oh ya, jangan lupa untuk
Ceklis semua di servis section (apache, mysql, filezilla)
Setelah
selesai install kemudian extract moodle 19 ke C:\xampp\htdocs
Kemudian download moodle versi 19+
Dengan mampir ke situs ini, klik
Adapun cara install moodlenya sebagi berikut :
- Buat folder “moodledata” d C:\Xampp\. Trus klik kanan folder tersebut, pilih Properties. Pada tab security, klik Edit. Pilih “User/”, centang allow pada “Full control”.OK.
- Ketik http://localhost/phpmyadmin/ pada web browser. Trus pada “Create new database” ketikkan “dbmoodle”. klik Create.
- Ketikkan http://localhost/moodle/ pada web browser untuk memulai instalasi. Ikuti petunjuk sampai instalasi selesai
Jika ada form yang meminta username dan passwor, isilah usernamenya dengan root dan pada password biarkan tetap kosong( tidak perlu di isi).
Selamat Mencoba dan semoga berhasil :D
Minggu, 17 Februari 2013
Magister
Rasanya mimpi bisa sekolah sampe lulus S2, rasanya mimpi ..
Yah, dulu mustahil sekali, jangankan bermimpi, memulai untuk bermimpipun rasanya takut,
Hanya bisa mendengar cerita kawan seprjuangan yang punya mimpi kuliah di luar negeri.
Aku hanya bisa mengangguk angguk tersenyum. Mengiyakan, mendokan semoga mimpinya tercapai.
Dan aku kembali kepada "tidak berani bermimpi"
Dan mengapa rasanya blm lama ini aku sangat bahagia,
Mamah, makasih mamah untuk semangatnya, mendukung aku untuk bisa kuliah jenjang S2
Ah yaaa, rasanya itu seperti ada yg berbeda, menguah pola pikirku, mengubah tekad yg sblmnya ada.
Dan, aku berharap, aku bisa untuk kuliah melanjutkan S2, aamiin.
(Cukup di Indonesia saja ) ^_^
Yah, dulu mustahil sekali, jangankan bermimpi, memulai untuk bermimpipun rasanya takut,
Hanya bisa mendengar cerita kawan seprjuangan yang punya mimpi kuliah di luar negeri.
Aku hanya bisa mengangguk angguk tersenyum. Mengiyakan, mendokan semoga mimpinya tercapai.
Dan aku kembali kepada "tidak berani bermimpi"
Dan mengapa rasanya blm lama ini aku sangat bahagia,
Mamah, makasih mamah untuk semangatnya, mendukung aku untuk bisa kuliah jenjang S2
Ah yaaa, rasanya itu seperti ada yg berbeda, menguah pola pikirku, mengubah tekad yg sblmnya ada.
Dan, aku berharap, aku bisa untuk kuliah melanjutkan S2, aamiin.
(Cukup di Indonesia saja ) ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)

